Beberapa tahun yang lalu...
Bertemu adik saya yang berbisnis setelah sekian lama..
Ngobrol sana sini..
Saya sudah cukup lama tinggal di satu rumah.. Usianya juga sudah bertambah..
Tapi, setelah pindah kerja..
Bantuan biaya sewa rumah dari kantor lebih banyak daripada kantor sebelumnya..
Untuk harga rumah yang saya tinggali, hampir 2,5 kali lipatnya dibantu..
Jumlahnya tidak terlalu besar, tapi rumah yang saya tempati dulu sangat kecil..
Adik saya berkata begitu..
Buat perjanjian ganda dan ambil uang sisa nya..
Tapi saya dimarahi hebat-hebatnya..
Dia tetap ingin melakukannya, katanya semua orang membeli seperti itu dan berbagi pengalaman mereka.
Salah satu perusahaan membuat kontrak dengan nilai yang cukup besar..
Katanya setiap bulan akan menghasilkan penjualan yang lumayan besar..
Perusahaan itu juga memiliki kantor pusat di Korea..
Orang yang ada di sini disebut sebagai pemegang kekuasaan hukum.
Tapi..
Misalnya..
Jika Inoma memberi penawaran 10.000 rupiah,
Pemegang kekuasaan hukum itu mengonfirmasi ke kantor pusat di Korea dengan harga 14.000 rupiah..
4.000 rupiah melayang begitu saja..
Dia meminta agar..
Uang itu ditransfer ke rekening pribadi dia.
Adik saya bilang tidak akan rugi, jadi dia setuju.
Sekarang bisnisnya berjalan lancar,
Setiap bulan beberapa puluh ribu dolar akan dikirim ke rekening pribadinya.
Saya tidak tahu berapa gaji pemegang kekuasaan hukum itu..
Tapi beberapa puluh ribu dolar pasti jauh lebih besar daripada gajinya.
Lalu adik saya berkata..
Semua orang, tentu saja tidak semua orang, tapi mereka membeli seperti itu.
Jadi saya duduk serius dan berbicara dengannya..
Jika setiap bulan ada beberapa puluh ribu dolar masuk, pasti akan cepat menjadi kaya..
Tentu saja ingin menjadi kaya..
Tapi..
Apa yang bisa dia lakukan dengan uang yang tidak adil itu..?
Mendidik anak-anak, memberi makan mereka, membelikan baju untuk mereka..
Ketika anak-anaknya besar nanti, dia akan membelikan mobil dan rumah..
Nanti ketika anak-anaknya besar, apa yang akan dia katakan?
Ayah kalian menabung uang secara diam-diam untuk membesarkan kalian..
Saya tidak tahu..
Menurut saya..
Jika saya tidak jujur, saya tidak akan bisa tegar di depan orang lain.
Dengan uang itu..
Bukan orang lain, dia membesarkan anak-anaknya sendiri.
Pendidikan bukan hanya tentang belajar di sekolah.
Saya berbicara dengannya cukup lama..
Sebenarnya saya tidak tahu..
Orang yang tidak punya uang seringkali berkata hal-hal yang tidak masuk akal.
Beberapa orang mungkin berpikir begitu..
Tapi setidaknya listrik di rumah tidak pernah mati dan kami bisa makan.
Meskipun tidak ada jawaban pasti dalam hidup,
Setidaknya saya harus jujur pada diri sendiri..
Saya belum hidup lama, tapi ada beberapa penyesalan yang saya miliki.
Mungkin karena saya orang yang suka berpikir banyak..
Atau mungkin saya sakit jiwa, saya tidak tahu.
Tapi ketika saya memikirkan penyesalan itu, saya merasa sangat malu dan lebih ingin mati.
Tapi jika saya tidak hidup jujur,
Di akhir hayat saya, saya akan menyesali hal itu lebih dari kematian.