Kasus penyelundupan obat anti-obesitas Vigovi dan Mounjaro semakin meningkat. Jumlah kasus yang terungkap pada semester pertama tahun ini mencapai 4.155 kasus, yaitu 3,5 kali lebih banyak daripada total kasus sepanjang tahun lalu. Pembelian langsung oleh individu melalui situs web luar negeri menjadi metode penyelundupan utama, dengan 84,8% kasus menggunakan layanan pos internasional. Vigovi dan Mounjaro diklasifikasikan sebagai 'obat berbahaya' oleh Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan, sehingga impornya dilarang tanpa batasan jumlah. Bea Cukai sedang melakukan pemeriksaan ketat di perbatasan untuk membendung penyelundupan ilegal ini.