
Amerika Serikat sedang mendorong sekutu untuk memilih antara ekosistem AI yang dipimpin Amerika atau China, sehingga secara praktis memicu 'perang dingin' baru di bidang kecerdasan buatan setelah persaingan chip semikonduktor.
Departemen Luar Negeri AS dilaporkan telah menyusun draf surat untuk 35 negara yang telah menandatangani aliansi AI yang dipimpin Amerika (termasuk Korea Selatan, Jepang, Australia, dan Kazakhstan).
Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa "tidak mungkin untuk berpartisipasi di kedua kubu" dan menekankan bahwa negara yang bergabung dengan inisiatif AI yang dipimpin China dapat dikecualikan dari aliansi yang dipimpin Amerika.
Lalu, bagaimana pilihan pemerintah kita?
Mengingat keterkaitan ekonomi Korea Selatan dengan China yang tinggi, sedikit mengkhawatirkan.
▶ Sumber asli: https://www.reuters.com/world/china/us-tell-partners-they-must-pick-sides-ai-race-with-china-2026-08-14/