Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menghabiskan dana sebesar Rp 48,8 triliun dari APBN untuk periode 2025-2029. Dana tersebut dialokasikan untuk tiga tahap pembangunan, yaitu konektivitas, gedung perkantoran, dan hunian vertikal. Selain APBN, pembangunan IKN juga memanfaatkan skema KPBU senilai Rp 134,22 triliun dan investasi swasta sebesar Rp 74,54 triliun. Investor swasta seperti PT Dejem Nusantara Development dan PT Starbright International Investment akan membangun mal, hunian, serta fasilitas komersial lainnya di IKN. Pembangunan IKN diharapkan dapat selesai pada tahun 2029.