Komite Partisipasi Publik menekankan bahwa pengenalan penilaian esai dan subjektif dalam ujian masuk universitas harus disertai dengan jaminan keadilan dan kepercayaan dalam proses penilaian. Meskipun mempertimbangkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penilaian, komite menegaskan bahwa tanggung jawab guru tidak dapat dihindari dan perlunya solusi untuk mengatasi beban kerja yang timbul. Anggota komite menyarankan penerapan bertahap, pembangunan sistem penilaian, pelatihan guru, dan peningkatan kualitas pengajaran sebagai persiapan awal yang menyeluruh. Selain itu, mereka menekankan pentingnya transparansi dalam proses penilaian, pengembangan penilai profesional, dan pelaksanaan uji coba untuk mengidentifikasi masalah dan meningkatkan sistem.