Banjir besar yang terjadi di dataran tinggi Himalaya di perbatasan Nepal dan Tiongkok menyebabkan jumlah kematian meningkat menjadi 682 orang dan jumlah orang hilang hampir mencapai 3.000 orang. Banjir dimulai dari wilayah Provinsi Bagmati Nepal dan juga berdampak pada wilayah Tibet, dengan orang-orang hilang juga terjadi di pembangkit listrik tenaga air yang sedang dibangun oleh Doosan Enerbility dan Korea South-East Power. Pemerintah Korea telah mengirim tim respons cepat gabungan tambahan dan melakukan operasi pencarian menggunakan helikopter sambil melakukan kegiatan penyelamatan. Ketua Grup Doosan Park Jung-won juga telah tiba di lokasi dan ikut berpartisipasi dalam upaya pencarian. Diperkirakan penyebab banjir ini adalah keruntuhan gletser yang diakibatkan oleh pemanasan global.