Apakah saya terlalu memuji masyarakat Korea? Rasanya sesak di dada.

118.99.***.***
63

Saya mungkin terlalu mengagungkan masyarakat Korea.

Saya menyadari bahwa keyakinan saya tentang akal sehat dan keadilan adalah kesalahpahaman.

Sangat mengejutkan melihat teman-teman masa kecil saya yang dulu berbangga sebagai pemimpin masyarakat mendukung Yoon Suk-yeol, meskipun mereka mungkin menganggap saya merepotkan.

Melihat kenalan di sekitar saya yang bukan orang kaya tetapi berkata "Bagaimana bisa aku melakukan kudeta?" membuat saya menyadari kenyataan negara ini sekali lagi.

Saya dulu bangga melihat Korea dari kejauhan dan iri karena tidak menjadi bagian darinya, tetapi sekarang perasaan itu terasa berlebihan.

Saya tidak akan terkejut jika Yoon Suk-yeol tidak dimakzulkan. Jika 30% orang mendukungnya, mungkin masyarakat ini sudah berakhir.

Jika terus seperti ini, rakyat jelata akan diperlakukan seperti budak dan kaum elit seperti bangsawan, kita mungkin akan kembali ke sistem feodal.

Apakah kita sedang menuju kehancuran seperti di akhir zaman Joseon? Meskipun dunia tidak selalu berjalan lurus, saya tidak akan menyerah pada harapan.

Saya pikir itulah alasan mengapa mereka yang berkuasa bertindak begitu keras. Seperti ketika pemerintahan Roh Moo-hyun mencoba memindahkan ibu kota, bahkan perubahan logis dan sah pun sulit dicapai.

Demokrasi telah mengalami banyak kesulitan, dan kita bisa bertemu dengan presiden seperti Kim Dae-jung, Roh Moo-hyun, dan Moon Jae-in karena mereka yang berkuasa sedikit demi sedikit meruntuhkan tembok.

Mungkin ini adalah perlawanan terakhir mereka. Mereka selalu lebih kuat, kaya, dan mampu memobilisasi massa. Tapi saya tidak berpikir kita harus kecewa.

Saya menghibur diri dengan menganggap ini seperti flu yang akan sembuh.

Keputusan pengadilan kali ini menunjukkan niat untuk tidak membiarkan proses pengadilan terganggu di masa depan.

Ini mungkin adalah pilihan untuk meniadakan perlawanan dari pihak Yoon Suk-yeol. Tentu saja, ini mengejutkan dan membuat marah, tetapi pada akhirnya ini mungkin hanya kemunduran kecil demi perubahan yang lebih besar.

Seperti Turki yang belum sepenuhnya menetapkan demokrasi, Korea juga sedang mengalami masa sulit.

Saya kecewa tetapi kemudian saya menemukan harapan lagi.

Sejarah tidak pernah menunjukkan bahwa rakyat adalah pemiliknya. Kami saat ini sedang membuka lahan baru.

Demokrasi bukanlah sesuatu yang diberikan dalam keadaan sempurna, tetapi terus diuji, dibangun kembali, dan diperbaiki agar tetap hidup.

Meskipun rapuh, kita belajar untuk membangun ketahanan dan kemampuan memecahkan masalah. Itulah satu-satunya hal positif.

Ada pepatah Barat yang mengatakan bahwa sejarah selalu berulang.

Kita belajar sejarah untuk memahami masa lalu dan hidup dengan benar di masa sekarang.

 

Saya merasa bingung setelah menonton berita kemarin, jadi saya hanya akan menulis beberapa kata.

로그인한 회원만 댓글 등록이 가능합니다.

Jakarta 거주하며 자전거를 취미로 합니다.

시사당

KR | ID | EN
  • IDR
  • KOR
8.32 -0.01

2026.07.10 KEB 하나은행 고시회차 736회

다가오는 한인 행사일정

  • 등록 된 일정이 없어요!