Pemerintah Korea Selatan sedang meninjau berbagai cara untuk berkontribusi terhadap stabilitas Selat Hormuz dan bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk menemukan solusi konkret. Meskipun Amerika Serikat tidak meminta pengiriman aset militer ke Korea Selatan, Korea Selatan mengakui pentingnya pelayaran bebas di Selat Hormuz dan berniat untuk berpartisipasi secara aktif. Mengenai insiden pesawat tak berawak militer AS yang salah diidentifikasi baru-baru ini di daerah Paju, Gyeonggi, pemerintah menyatakan bahwa rencana telah dibagikan sebelumnya dan tidak ada masalah komunikasi. Selain itu, pemerintah menekankan bahwa kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan akan berupaya untuk menghentikan kerja sama ilegal tersebut.