우크라이나는 전쟁 종식을 위한 '40일 작전'을 선언하고 러시아에 대규모 드론 공격을 가했습니다. 이번 공습은 크림반도를 겨냥한 최대 규모의 공격으로, 러시아 국방부는 우크라이나군 드론 660기를 요격했다고 발표했습니다. 우크라이나 보안국은 크림반도 항구 도시 케르치에 있는 러시아 해군 함정과 방공 레이더를 공격했다고 밝혔습니다. 이 공습으로 러시아는 크림반도에 비상사태를 선포하며 경제 문제 해결을 목표로 한다고 밝혔습니다.
Ukraina mendeklarasikan 'operasi 40 hari' yang bertujuan mengakhiri perang dan meluncurkan serangan drone skala besar terhadap Rusia. Serangan ini merupakan operasi terbesar yang menargetkan Krimea, dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan telah menggagalkan 660 drone militer Ukraina. Layanan Keamanan Ukraina menyatakan telah menyerang kapal perang Rusia dan radar pertahanan udara di kota pelabuhan Kerch di Krimea. Setelah serangan tersebut, Rusia mendeklarasikan keadaan darurat di Krimea, menyatakan langkah ini bertujuan mengatasi isu-isu ekonomi.
Ukraine declared a '40-day operation' aimed at ending the war and launched large-scale drone attacks against Russia. The strikes represent the largest-scale assault targeting Crimea, with Russia's Defense Ministry announcing it intercepted 660 Ukrainian military drones. Ukraine's Security Service stated it attacked Russian naval vessels and air defense radars in the port city of Kerch on Crimea. Following the strikes, Russia declared a state of emergency in Crimea, stating the measure aims to address economic issues.