Baru-baru ini, terjadi dua insiden di mana pesawat sipil melanggar zona larangan terbang sementara di atas lokasi acara yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Komando Pertahanan Luar Angkasa Amerika Utara (NORAD) menerbangkan jet tempur F-16 dan meluncurkan flare untuk memaksa pesawat sipil keluar dari zona tersebut. Insiden ini semakin mendapat perhatian mengingat Presiden Trump menerima ancaman pembunuhan dari Iran dan negara lain. Pemerintah AS telah mengambil langkah-langkah keamanan yang ketat untuk melindungi Presiden Trump, termasuk penempatan kendaraan yang dilengkapi dengan sistem peluncuran rudal antipesawat jarak pendek Stingray di dekatnya.