Di China sedang populer tren "menjual" wajah ke perusahaan AI untuk digunakan sebagai karakter digital dalam drama AI. Warga China rela memberikan izin penggunaan wajah mereka dengan imbalan uang, mulai dari Rp 271.005 hingga Rp 12.6 jutaan. Platform online di China berperan sebagai perantara antara pemilik wajah dan produser drama AI yang membutuhkan karakter digital. Permintaan akan wajah manusia untuk drama AI meningkat karena produser ingin karakter digital terlihat lebih realistis dan beragam. Berbagai latar belakang orang, mulai dari figuran profesional hingga masyarakat umum, ikut serta dalam tren ini.