Stasiun Gambir akan direnovasi secara bertahap selama dua tahun untuk mendukung integrasi transportasi massal, terutama dengan hadirnya Stasiun MRT Jakarta di sekitarnya. Renovasi ini memprioritaskan penataan layanan kereta jarak jauh terlebih dahulu sebelum fokus pada fasilitas KRL. KAI menargetkan Stasiun Gambir dapat melayani volume penumpang yang jauh lebih besar setelah renovasi selesai. Proyek ini akan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan infrastruktur, serta berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). KAI berkomitmen untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada publik selama proses pengerjaan berlangsung guna meminimalisir dampak kepadatan.