Meskipun jumlah warga Korea Selatan yang meninggal di luar negeri meningkat 56% dalam empat tahun terakhir, anggaran Kementerian Luar Negeri tetap praktis membeku. Dari 2021 hingga 2024, kematian alami adalah penyebab paling umum, meskipun kasus bunuh diri dan pembunuhan juga terjadi. Di Jepang, kematian alami dan bunuh diri sering terjadi, sementara kematian akibat kekerasan dan kejahatan terus berlanjut di Asia Tenggara. Anggota parlemen Kang Seon-woo berargumen bahwa kebijakan perlindungan 'lip service' saat ini tidak dapat menjamin kehidupan warga negara dan menuntut langkah-langkah keselamatan komprehensif termasuk perluasan anggaran dan peningkatan personel.