Perdana Menteri Kim Min-seok mengadakan pertemuan dengan Menteri Kehakiman, Menteri Dalam Negeri, dan pejabat lainnya untuk menyampaikan posisi setiap kementerian mengenai reformasi kejaksaan dan bertukar pandangan. Pertemuan ini menarik perhatian lebih lanjut seiring dengan munculnya ketidaksetujuan antara partai penguasa dan pemerintah mengenai reformasi kejaksaan. Presiden Lee Jae-myung menekankan bahwa reformasi kejaksaan tidak boleh bersifat performatif, dan bahwa diskusi yang rasional dan objektif harus dilakukan melalui dialog terbuka. Perdana Menteri berencana untuk melaporkan hasil diskusi dalam pertemuan rutin dengan Presiden Lee besok.