Banyak pusat perbelanjaan kini memasang pagar tinggi untuk mengatur arus keluar masuk pengunjung dan meningkatkan keamanan. Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menjelaskan bahwa pagar ini bertujuan mencegah pengunjung keluar masuk dari sembarang titik yang dapat membahayakan lalu lintas. Pemasangan pagar ini bukan hal baru di Indonesia, dan seringkali diterapkan pada mal yang berada di pusat kota dan berpotensi menjadi lokasi demonstrasi. Pagar besi dianggap sebagai salah satu langkah pengamanan untuk meminimalisir risiko gangguan keamanan selama aksi demonstrasi. Beberapa contoh mall yang telah memasang pagar tinggi adalah Kota Kasablanka di Jakarta dan beberapa mall milik Pakuwon Group di Surabaya.