* Sebagian kutipan dari artikel berita News1.
https://v.daum.net/v/20260215095503872
https://www.news1.kr/world/usa-canada/6074419
Model pembuatan video kecerdasan buatan (AI) 'Stable Diffusion 2.0' yang dirilis oleh ByteDance, perusahaan induk TikTok di Cina, sedang menghadapi reaksi keras di Hollywood, Amerika Serikat.
Menurut Wall Street Journal (WSJ), Motion Picture Association (MPA), yang mewakili studio film utama AS seperti Netflix, Disney, dan Warner Bros., mengeluarkan pernyataan pada tanggal 14 (waktu setempat) dan mengatakan, "Stable Diffusion 2.0 menggunakan karya-karya Amerika secara besar-besaran tanpa izin."
MPA mendesak penghentian segera atas pelanggaran tersebut, sambil mengatakan, "ByteDance mengabaikan undang-undang hak cipta yang melindungi hak pencipta dan mendukung jutaan lapangan kerja di Amerika Serikat."
Kontroversi ini muncul setelah video yang dibuat oleh pengguna setelah peluncuran Stable Diffusion 2.0 menyebar melalui media sosial (SNS). Secara khusus, adegan pertarungan yang dibuat oleh AI antara Tom Cruise dan Brad Pitt dengan hanya dua baris teks dilaporkan telah memberikan kejutan besar.
Selain itu, video-video yang menampilkan karakter-karakter terkenal dari film seperti 'Spider-Man', 'Lord of the Rings', dan 'Star Wars' diproduksi secara sembarangan, sehingga penulis skenario 'Deadpool', Rhett Reese, juga mengungkapkan keputusasaan dengan mengatakan, "Sepertinya pekerjaan kita sudah selesai."
The Walt Disney Company telah mengirimkan surat kepada ByteDance yang menuntut penghentian pelanggaran hak cipta dan mengambil tindakan hukum.
Dalam surat tersebut, Disney menyatakan, "ByteDance telah mencuri aset kekayaan intelektual berharga kami seperti klip seni gratis."
[Sisa konten dihilangkan]
* Penerjemah: Tweet dari penulis Rhett Reese yang disebutkan dalam artikel.
https://x.com/RhettReese/status/2021446414337966098