NVIDIA kembali menjadi sorotan dengan merilis data kinerja spesifik dari teknologi Neural Rendering. Meskipun teknologi ini sendiri telah diperkenalkan sebelumnya, minat semakin meningkat setelah presentasi GTC terbaru yang menunjukkan angka konkret tentang penghematan VRAM dan efisiensi kompresi.
Yang menjadi fokus utama dalam presentasi ini adalah Neural Texture Compression (NTC). Alih-alih menyimpan data tekstur secara langsung, metode ini menyimpannya dalam bentuk jaringan saraf kecil dan data laten yang terkompresi, kemudian memulihkannya saat dibutuhkan. NVIDIA menjelaskan bahwa dengan cara ini penggunaan VRAM dapat dikurangi drastis, dan demonstrasi menunjukkan contoh penggunaan memori sekitar 6,5 GB turun menjadi kurang dari 1 GB. Ini setara dengan pengurangan lebih dari 80% berdasarkan perhitungan sederhana.
Perbedaan dengan metode kompresi tekstur konvensional juga ditekankan. Kompresi blok tradisional mengurangi ukuran data tetapi menyebabkan hilangnya kualitas, sedangkan NTC mengompres informasi tekstur dalam bentuk jaringan saraf. Dengan kapasitas yang sama, NTC dapat mempertahankan kualitas yang lebih tinggi, dan dengan kualitas yang sama, NTC dapat mencapai rasio kompresi yang jauh lebih tinggi. Ini bukan sekadar peningkatan efisiensi, melainkan perubahan struktur penyimpanan.
Aspek lain yang patut diperhatikan adalah sifat teknologinya. Teknologi Neural Rendering kali ini tidak berbasis pada AI generatif, melainkan dirancang untuk memulihkan dan menghitung data yang ada secara efisien. Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya masalah seperti distorsi frame atau inkonsistensi objek yang diangkat dalam DLSS 5 relatif rendah.
▶ Sumber asli: https://m.kbench.com/?q=node/277602