5 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Pembukaan Hari Ini - 12/13 Bloomberg

118.99.***.***
441


<Hari Ini Sebelum Pembukaan Pasar Saham 5 Hal Penting_12/13 Bloomberg>

1) PPI AS Naik, Telur Jadi Penyebab Utama

Indeks Harga Produsen (PPI) Amerika Serikat naik lebih tinggi dari yang diperkirakan pasar, tetapi kenaikan harga telur menjadi penyebab utama. Harga inti jasa tetap stabil atau turun, menunjukkan bahwa indikator inflasi dasar tidak mengalami masalah signifikan. PPI akhir November naik 0,4% secara bulanan, melebihi perkiraan pasar sebesar 0,2% dan revisi Oktober sebesar 0,3%. Harga telur naik 55% secara bulanan. Ekonom Bank of America mengatakan meskipun kemajuan inflasi baru-baru ini terhenti, mereka lebih yakin dengan kemungkinan penurunan minggu depan. Namun, mereka juga mencatat risiko kenaikan harga di masa mendatang.


2) Taruhan 'Suku Bunga Netral' Meningkatkan Volatilitas Obligasi

Di tengah ketidakpastian tentang tingkat suku bunga netral yang tepat, meja perdagangan obligasi di Wall Street tampak seperti semua orang memiliki opini tentang suku bunga netral. Ini menunjukkan bahwa pandangan investor tentang apakah siklus pelonggaran Fed baru saja dimulai atau hampir berakhir sangat berbeda. Akibatnya, pergerakan imbal hasil obligasi semakin volatil. Hal ini diperburuk ketika data ekonomi dirilis yang menunjukkan perekonomian lebih kuat atau lebih lemah dari yang diharapkan pasar. Misalnya, pada hari laporan pekerjaan bulanan dirilis, imbal hasil obligasi AS 2 tahun naik rata-rata enam kali lipat lebih besar daripada sebelum tahun 2022. Greg Peters dari PGIM Fixed Income menyebutnya sebagai "keadaan psikotik total" dan mengatakan volatilitasnya "terlalu ekstrem".


3) ECB Turunkan Suku Bunga Tiga Kali Berturut-turut

Bank Sentral Eropa (ECB) telah menurunkan suku bunga tiga kali berturut-turut dan mengisyaratkan penurunan lebih lanjut. Sumber mengatakan bahwa pejabat kebijakan ECB memperkirakan penurunan 25 basis poin pada Januari, dan mungkin juga pada Maret. Penurunan 50 basis poin akan disimpan sebagai kartu cadangan. ECB menghapus frasa "cukup ketat" dari pernyataan kebijakannya. Imbal hasil euro-dolar turun 0,3% setelah pengumuman keputusan kebijakan, karena investor memperhatikan penghapusan frasa tersebut. Bloomberg Economics mengatakan bahwa "skenario dasar adalah ECB akan menuju kebijakan netral pada kuartal pertama tahun depan dan memperlambat laju penurunan setelah itu". Namun, mereka juga menambahkan bahwa "jika inflasi terus melambat dan ancaman terhadap ekonomi berlanjut, ada risiko ECB akan menurunkan suku bunga hingga 2% secara berturut-turut".


4) Swiss Menurunkan Suku Bunga 50 Basis Poin. Menghadapi Penguatan Mata Uang

Bank Sentral Swiss (SNB) menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin, melebihi perkiraan pasar. Franc Swiss turun 0,6% terhadap euro, menjauh dari level tertinggi dalam hampir sepuluh tahun yang dicapai bulan lalu. Martin Schlegel, Gubernur SNB, mengatakan "jika perlu untuk lebih melunakkan kebijakan moneter, penurunan suku bunga akan menjadi alat utama". Dia juga menambahkan bahwa "SNB siap untuk mengintervensi pasar valuta asing jika diperlukan". Ini adalah potongan besar pertama oleh Schlegel sejak dia menjabat pada Oktober dan potongan terbesar dalam siklus penurunan ini. Langkah ini tampaknya bertujuan untuk menghentikan aliran modal spekulatif ke franc Swiss, yang merupakan mata uang tradisional yang aman di tengah ketegangan geopolitik.
Suku bunga sekarang berada pada 0,5%. Dua kali penurunan 25 basis poin akan membawa suku bunga ke nol. Ketika ditanya tentang kedalaman alat kebijakan, Schlegel mengatakan "masih ada amunisi", tetapi juga menunjukkan bahwa keputusan ini mengurangi kemungkinan suku bunga negatif.


5) Tiongkok Akan Memperluas Defisit Fiskal dan Menjanjikan Penurunan Suku Bunga

Tiongkok akan memprioritaskan "peningkatan konsumsi yang kuat" pada tahun depan sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi tambahan, dengan target defisit fiskal 2025. Pemerintah Tiongkok mengumumkan rencana ini setelah pertemuan Komite Pusat Ekonomi yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping. Tiongkok juga berencana untuk menurunkan suku bunga dan rasio cadangan wajib (RRR) "pada waktu yang tepat". Selain itu, akan ada peningkatan penerbitan obligasi jangka panjang khusus dan obligasi pemerintah daerah untuk mendanai investasi infrastruktur dan pengeluaran publik lainnya. ANZ mengatakan bahwa semua langkah kebijakan ini sesuai dengan ekspektasinya, tetapi pertanyaan utamanya adalah tentang skala mereka. Societe Generale mengatakan bahwa meskipun detail spesifik tentang ukuran stimulus tidak tersedia, "kebijakan tersebut bergerak ke arah yang benar". Mereka menambahkan bahwa hal ini menunjukkan bahwa pembuat kebijakan menyadari situasi ekonomi yang sulit.
(Sumber: Bloomberg News)



로그인한 회원만 댓글 등록이 가능합니다.

인도네시아 최고의 한인 커뮤니티
NongKrong !
살아 있는 정보와
진정한 소통의 공간으로
여러분의 일상에 더 가까이,
더 깊이 다가가겠습니다.

재테크당

KR | ID | EN
  • IDR
  • KOR
7.79 0.01

2026.08.24 KEB 하나은행 고시회차 357회

다가오는 한인 행사일정

  • 등록 된 일정이 없어요!