Ketidakstabilan politik di Korea, khususnya akibat keadaan darurat militer 3 Desember dan krisis pemakzulan yang menyusul, menyebabkan nilai tukar mata uang melonjak drastis. Hal ini meningkatkan beban keuangan bagi mahasiswa yang belajar di Amerika Serikat, dengan biaya kuliah dan pengeluaran hidup menjadi lebih tinggi, sementara beberapa calon mahasiswa mengekspresikan kekhawatiran tentang kemungkinan penundaan wawancara visa. Selain itu, semakin banyak orang yang membatalkan perjalanan luar negeri karena ketidakpastian politik.