LG Energy Solution berhasil mengimplementasikan struktur baterai solid-state berkapasitas tinggi dengan menggunakan belerang (Sulfur) sebagai material katoda.
LG Energy Solution mengumumkan bahwa hasil penelitian yang dilakukan bersama tim riset Profesor Shirley Meng dari Universitas Chicago telah diterbitkan di jurnal internasional bidang energi 'Nature Communications' pada tanggal 27 bulan lalu.
Belerang (Sulfur) secara teoritis dapat mengimplementasikan kapasitas tinggi mencapai sekitar 1675mAh/g, sehingga telah menarik perhatian sebagai material katoda berkapasitas tinggi generasi berikutnya. Keuntungannya adalah harganya murah dan sumber dayanya melimpah.
Namun, dalam lingkungan elektrolit cair yang ada, fenomena 'eksudasi polisulfida (zat antara yang terbentuk selama pengisian dan pengosongan)' terjadi, menyebabkan kesulitan dalam memastikan daya tahan hidup dan stabilitas.
Tim peneliti bersama memperkenalkan struktur baterai solid-state dengan menerapkan elektrolit padat sebagai pengganti elektrolit cair, sehingga memblokir masalah ini. Hasilnya, mereka berhasil mengimplementasikan kapasitas pada tingkat sekitar 1500 miliampere jam (mAh/g) dan karakteristik daya tahan yang stabil.
Khususnya, pencapaian ini bermakna karena kinerja telah dikonfirmasi tidak hanya pada sel koin tetapi juga pada sel berbentuk pouch yang sebenarnya. Ini dievaluasi sebagai validasi kemungkinan penerapan baterai praktis, bukan hanya tetap berada di tahap penelitian.