Sebuah resolusi yang menuntut pencabutan hukum militer darurat yang diumumkan oleh Presiden Yoon Suk-yeol disahkan dalam sidang pleno Majelis Nasional. Setelah pengesahan resolusi tersebut, pasukan hukum militer mundur dari gedung parlemen di bawah tekanan protes dari staf parlemen dan asisten. Para pejabat parlemen merayakan dan bertepuk tangan atas penarikan pasukan hukum militer. Insiden ini merupakan penolakan kuat Majelis Nasional terhadap hukum militer darurat yang diumumkan oleh Presiden Yoon Suk-yeol, menunjukkan demokrasi dan otoritas parlemen.