Presiden Yoon Suk-yeol mendeklarasikan darurat militer dengan alasan ancaman dari Korea Utara dan kekuatan anti-negara yang pro-Korea Utara. Presiden menyatakan bahwa melalui darurat militer, dia akan melindungi Republik Korea yang bebas dan menjaga kebebasan serta kebahagiaan rakyat. Dia juga menekankan upaya untuk membangun kembali dan melindungi Korea Selatan dari krisis kehancuran nasional. Deklarasi ini dianalisis sebagai hasil dari kombinasi provokasi militer Korea Utara dan ketidakstabilan politik internal. Masih perlu dilihat langkah-langkah apa yang akan diambil setelah deklarasi darurat militer dan bagaimana respons publik.