Halo.
Dikatakan bahwa jika orang Indonesia bekerja dengan baik, kualitas hidup mereka akan meningkat pesat?
Saya sangat setuju… Bagaimana dengan keluarga lain?
Saya punya empat putra (dua anak bungsu) dan karena saya melakukan banyak hal, saya mempekerjakan dua pengasuh dan satu ART ( asisten rumah tangga) dan satu supir.… Ada saatnya saya mempekerjakan empat orang…
Kecuali sopir, semuanya sudah saya berhentikan.
Setelah itu, urusan rumah tangga menjadi tanggung jawab saya, ikatan dengan anak-anak lebih kuat terbentuk, saya bisa tidur nyenyak di malam hari, meskipun badan lelah tapi hati saya merasa sangat tenang.
Ketika saya menitipkan urusan rumah tangga kepada orang lain, ternyata selama ini banyak hal yang saya abaikan dan jika mereka bisa melakukannya dengan baik, mereka akan melakukannya dengan baik, jika tidak, mereka akan melakukannya dengan buruk. Saya menghabiskan banyak energi untuk satu orang.
Anak-anak juga selalu bergantung pada pengasuh, bahkan meminta mereka untuk disuapi. Sekarang mereka bisa melakukan semuanya sendiri, saya merasa bangga.
Belakangan ini, di YouTube atau Instagram banyak yang menunjukkan rumah bagus atau cara mengurus rumah tangga, sepertinya tren di Indonesia sekarang adalah mengurangi atau menghilangkan ART (asisten rumah tangga).
Upah minimum terus naik dan tuntutan semakin banyak. Yang terpenting, saya tidak suka bergantung pada orang lain sambil memperhatikan mereka yang bekerja untuk saya.
Saya akan menggunakan biaya tersebut untuk menambah les privat di rumah dan meningkatkan peralatan rumah tangga.
Hanya dengan membeli mesin pencuci piring, vacuum cleaner, dan pengering pakaian sudah sangat membantu!
Lain kali saya akan menulis tentang pengalaman menggunakan peralatan rumah tangga! Sampai jumpa!