Pengobatan kanker darah dengan harga miliaran won, yaitu terapi sel CAR-T, sedang diperdebatkan mengenai perluasan cakupan asuransi kesehatan. Terapi ini terbukti efektif untuk pasien kanker darah yang tidak merespon pengobatan konvensional berdasarkan hasil uji klinis, tetapi masalah harga yang tinggi dan beban keuangan menyebabkan peninjauan oleh Badan Penilaian Kesehatan Nasional tertunda. Lingkungan medis mendesak perluasan cakupan karena terapi awal dapat meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi kerugian sosial ekonomi. Sementara itu, otoritas menekankan perlunya mempertimbangkan efektivitas biaya dan dampak finansial.