Gunung Anak Krakatau, yang terletak di Selat Sunda, Indonesia, meletus pada hari Minggu malam. Letusan tersebut menghasilkan abu vulkanik setinggi 15.000 meter. Akibatnya, enam bandara utama, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta di pinggiran Jakarta, terpaksa menghentikan sementara operasinya. Di Bandara Soekarno-Hatta, 209 penerbangan dibatalkan, memengaruhi 22.000 penumpang. Abu vulkanik dapat menyebabkan kualitas udara yang buruk, sehingga dianjurkan untuk menggunakan masker saat bepergian. Diperkirakan hujan akan membantu membersihkan abu vulkanik dengan cepat. Gunung Anak Krakatau terbentuk dari gunung Krakatau yang meletus dahsyat pada tahun 1883 dan kemudian muncul kembali.