Presiden ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ท, setelah pertimbangan matang, menggunakan kartu 'permintaan peninjauan kembali calon hakim agung'... 'Menuntut penghormatan terhadap hak pengangkatan'

127.0.***.***
10
๏งก๋Œ€ํ†ต๋ น, ์ˆ™๊ณ ๋ '๋Œ€๋ฒ•๊ด€ ์žฌ์ œ์ฒญ' ์นด๋“œโ€ฆ'์ž„๋ช…๊ถŒ ์กด์ค‘' ์š”๊ตฌ | ์—ฐํ•ฉ๋‰ด์Šค
๋ณธ ๋‚ด์šฉ์€ AI๊ฐ€ ์ƒ์„ฑํ•œ ์š”์•ฝ์ž…๋‹ˆ๋‹ค. ์ „์ฒด ๊ธฐ์‚ฌ๋Š” ์›๋ฌธ์—์„œ ํ™•์ธํ•˜์„ธ์š”. ์›๋ฌธ ๋ณด๊ธฐ ▸

Presiden Lee Jae-myung secara praktis menolak pengajuan tertulis kandidat hakim agung Cho Hee-dae dan meminta pengajuan ulang. Presiden mengatakan bahwa proses pengajuan kandidat Son Bong-ki memiliki kekurangan prosedural, merusak keadilan, dan kurangnya keragaman hakim agung. Ia menekankan bahwa Ketua Mahkamah Agung harus menjalankan hak pengajuan dengan menghormati kekuasaan pengangkatan presiden. Hal ini menunjukkan bahwa konflik lama antara Ketua Mahkamah Agung Cho dan Gedung Biru adalah penyebab utama. Oposisi mengkritik permintaan pengajuan ulang sebagai 'upaya untuk mengendalikan lembaga peradilan' dan mengatakan bahwa hal itu mengancam pembagian kekuasaan. Insiden ini dapat memperburuk konflik antara lembaga peradilan dan pemerintah.

๋กœ๊ทธ์ธํ•œ ํšŒ์›๋งŒ ๋Œ“๊ธ€ ๋“ฑ๋ก์ด ๊ฐ€๋Šฅํ•ฉ๋‹ˆ๋‹ค.

ํ•œ๊ตญ ํ•ซ ๋‰ด์Šค

KR | ID | EN
  • Home๋ฉ”์ธํ™”๋ฉด
  • UserํšŒ์›๊ฐ€์ž…
  • IDR
  • KOR
7.78 โ–ผ -0.01

2026.08.28 KEB ํ•˜๋‚˜์€ํ–‰ ๊ณ ์‹œํšŒ์ฐจ 607ํšŒ

๋‹ค๊ฐ€์˜ค๋Š” ํ•œ์ธ ํ–‰์‚ฌ์ผ์ •

  • ๋“ฑ๋ก ๋œ ์ผ์ •์ด ์—†์–ด์š”!