Organisasi penipuan orang Korea telah mengalami 'efek balon' dengan memindahkan basis operasinya dari Asia Tenggara ke Kazakhstan. Polisi bekerja sama dengan pihak berwenang Kazakhstan untuk menangkap 19 anggota organisasi penipuan yang berbasis di Almaty. Mereka melakukan berbagai jenis kejahatan phishing, termasuk vishing dan penipuan keuangan melalui SMS, mencuri sekitar 600 juta won dari 16 korban di Korea. Analisis menunjukkan bahwa organisasi tersebut memilih Asia Tengah karena infrastruktur teknologi informasi yang baik, kemudahan pelarian, dan lingkungan yang nyaman bagi orang Korea. Polisi saat ini sedang menyelidiki skala kerusakan, dan anggota organisasi yang ditangkap di Kazakhstan telah diekstradisi ke Korea dan ditahan.