Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan serangan militer yang diharapkan akan terjadi akhir pekan ini terhadap Iran. Presiden Trump mengatakan bahwa ia menerima permintaan penundaan serangan dari Iran dan negara-negara Timur Tengah lainnya, sambil menawarkan kesepakatan cepat dengan syarat pembukaan Selat Hormuz dan penghentian ancaman nuklir Iran. Meskipun Amerika Serikat terus mempertahankan ancaman militer terhadap Iran, tidak jelas mengapa Presiden Trump membatalkan serangan udara tersebut. Insiden ini terjadi setelah perjanjian gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat pada pertengahan Juni lalu hampir berakhir dengan konflik bersenjata.