Gelombang panas melanda seluruh negeri, menyebabkan aktivitas di luar ruangan berkurang dan banyak orang berlindung ke ruang dalam. Beberapa daerah mencatat suhu tertinggi hampir mencapai 40 derajat Celcius, sementara di Yangsan, Gyeongsang Selatan, suhu mencapai 41,6 derajat Celcius, memecahkan rekor suhu tertinggi sepanjang masa. Akibatnya, jumlah penderita penyakit akibat panas meningkat, dan terjadi kerusakan seperti kematian ternak dan penundaan penanaman tanaman. Pemerintah daerah berupaya meminimalkan dampak gelombang panas dengan memperpanjang jam operasional tempat berlindung dari panas, merekomendasikan penghentian pekerjaan di luar ruangan, dan memeriksa fasilitas pendingin untuk peternakan.