Seorang pria Italia keturunan Maroko, Abderrahim Pakir, meninggal dunia saat ditangkap polisi. Saat itu, Pakir dilaporkan merusak kendaraan dan polisi menggunakan semprotan merica untuk melumpuhkannya. Insiden ini memicu kontroversi tentang kekerasan berlebihan oleh polisi dan menyebabkan bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa di Bologna. Pemerintah Italia mendesak penyelidikan menyeluruh atas kejadian tersebut, sementara pengunjuk rasa terus melakukan demonstrasi sambil mengkritik tindakan kekerasan polisi. Kematian Pakir digambarkan sebagai reaksi terhadap kebijakan anti-imigrasi Italia dan disebut sebagai "kasus George Floyd versi Italia".