Korea Utara meluncurkan rudal balistik tak teridentifikasi ke Laut Timur pada tanggal 14. Provokasi ini terjadi delapan hari setelah peluncuran rudal balistik jarak menengah hipersonik pada tanggal 6. Korea Utara telah mengklaim keberhasilan uji coba rudal hipersonik dan menunjukkan kemampuan misil mereka. Provokasi ini diinterpretasikan sebagai upaya Korea Utara untuk menegaskan kehadirannya di panggung internasional menjelang pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat Trump.