CEO Acer, Jason Chen, meragukan prediksi kelangkaan memori komputer hingga tahun 2030 dan menyebutnya sebagai "karangan" untuk menjaga margin keuntungan produsen besar. Chen menyatakan bahwa pasokan RAM DDR4 dan DDR5 sudah meningkat, sementara produsen China terus meningkatkan kapasitas produksi dan menawarkan harga lebih murah. Ia mencatat bahwa kelangkaan hanya terjadi pada beberapa produk memori kelas atas, seperti DDR5X, sedangkan pasokan CPU secara keseluruhan dinilai memadai. Menurut Chen, siklus naik-turun harga memori adalah hal biasa dan prediksi jangka panjang harus hati-hati. Ia memperkirakan harga akan menuju kondisi stabil setelah periode fluktuasi yang tinggi saat ini berakhir.