Malware Android bernama Mantax Otax ditemukan dapat mengintip pesan WhatsApp dan mencuri data sensitif pengguna di Indonesia. Malware ini disebar melalui APK di luar Google Play Store dan menjebak korban dengan teknik phishing dan rekayasa sosial. Setelah terinstal, Mantax Otax meminta akses admin dan Accessibility Service untuk mengendalikan hampir semua fungsi ponsel. Selain mengintip WhatsApp, malware ini juga dapat mengunci file dan meminta tebusan. Zimperium, tim peneliti keamanan siber yang menemukan Mantax Otax, menduga pelaku berasal dari Indonesia berdasarkan indikator bahasa dan pola file korban.