Perusahaan riset pasar Taiwan, TrendForce, memproyeksikan harga DRAM umum akan melonjak hingga 60% pada kuartal pertama 2026 karena kekurangan pasokan memori.
Menurut laporan terbaru TrendForce, harga kontrak DRAM umum pada kuartal pertama 2026 diperkirakan akan naik 55-60% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, sementara harga NAND flash juga diproyeksikan naik 33-38%.
Latar belakang utama kenaikan harga adalah perluasan pasar server AI yang menyebabkan penataan ulang struktural garis produksi. Karena perusahaan memori memfokuskan kapasitas produksi canggih dan kemampuan baru pada HBM (High Bandwidth Memory) dan DRAM server yang lebih menguntungkan, pasokan DRAM umum untuk PC dan perangkat seluler menurun dengan cepat.
▶ Sumber asli: https://m.kbench.com/?q=node/275065