Yayasan Raspberry Pi mengumumkan melalui blog resminya bahwa harga produk komputer mini 'Raspberry Pi' akan naik lagi.
CEO Eben Upton mengatakan bahwa kenaikan harga disebabkan oleh kekurangan pasokan memori akibat meluasnya infrastruktur AI. Ia menjelaskan, "Persaingan pembangunan infrastruktur AI menyebabkan persaingan ketat untuk mendapatkan fasilitas produksi memori, sehingga harga memori LPDDR4 melonjak ke level yang belum pernah terjadi sebelumnya." Ia menambahkan, "Sejak tahun 2026, tren kenaikan harga semakin dipercepat, dan harga beberapa komponen lebih dari dua kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya."
Terutama model 16GB akan naik sebesar 60 dolar (sekitar 80.000 won), sehingga ditetapkan menjadi 205 dolar, naik lebih dari 70% sejak peluncurannya. Ini menandai harga tertinggi dalam sejarah Raspberry Pi.
▶ Sumber asli: https://m.kbench.com/?q=node/275817