Review Interior Desain Sendiri Bagian 2: Temukan Workshop Pembuatan Furniture Custom!

118.99.***.***
910


Ulasan Renovasi Interior Semi-DIY Bagian 2_Temukan bengkel furnitur custom!


Begitu pembongkaran dimulai, pikiran saya jadi sibuk.

Saya mencari bengkel furnitur custom dengan berbagai cara, tetapi sebagian besar workshop dijalankan langsung oleh perusahaan interior.

Dan saya sudah mensurvei 6 workshop, lalu — sialan!

Kebersihannya berantakan, ada tempat yang kemasukan air hujan, dan banyak yang lantainya belum diperkeras.

Sebagian besar pekerjanya merokok, dan mereka memasang HPL dengan lem.


Sebuah perusahaan khusus pembuatan furnitur bernama Matrics di dekat Gandaria City mengatakan mereka memasang HPL dengan mesin di pabrik, tetapi pilihan HPL-nya terbatas (katanya memakai produk Eropa) dan mereka menyebut angka yang sama sekali tidak masuk akal untuk anggaran saya, jadi saya menyerah.


Setelah mencari dan terus mencari tempat yang memasang HPL dengan mesin, saya menemukan satu di dekat BSD.

Mereka memakai papan MDF yang saya inginkan, dan katanya bisa mengerjakan merek HPL yang saya inginkan juga. Namun hambatannya datang dari sisi lain. Orang yang menggambar denahnya benar-benar tidak memuaskan.


Jadi saya menggambar dengan tangan dan suami saya menggambar denahnya dengan program, lalu kami serahkan.

Pada titik ini saya benar-benar tersadar akan kenyataan.

Sebenarnya saya sedang apa????? Apa semuanya pakai IKEA saja?

IKEA punya masalah ketinggian, dan jenis papan MDF-nya rentan terhadap air, jadi tidak mungkin saya membuat furnitur dapur tipe island dengan IKEA.

Pembongkaran sudah dimulai dan tidak bisa dibatalkan, jadi saya memutuskan menyerahkan hanya unit sink dan lemari depan (furnitur dapur) kepada perusahaan itu.


Puncaknya di sini adalah saya sama sekali tidak menyangka pelubangan meja atas dan finishing sudutnya dikerjakan di lokasi, dan karena meja atasnya tidak muat di lift, suami saya menyewa pekerja dan mengangkutnya sendiri sampai lantai 11.

Orang-orang di sini terus membujuk saya untuk memotong meja atasnya menjadi dua, tapi jangan harap..... Saya sama sekali tidak bisa merelakan meja atas satu lembar utuh 😂



Papan MDF - Moisture Resistant MDF hijau

Film HPL - Lamitak + AICA

Engsel, penyimpanan - Blum + Telford


SINK + keran - CGS

Meja atas - Quadra (merek yang dikelola grup lantai keramik bernama Roman, perusahaan sintered stone yang saya temukan karena tidak menyukai kesan kasar marmer)

           https://quadrasurface.com/

*Sintered stone adalah batu buatan yang dibuat dengan menekan bahan-bahan alami (misalnya kuarsa, tanah liat, mineral alam) pada suhu dan tekanan tinggi. Dalam proses ini terjadi ikatan kimia, sehingga sangat tahan lama dengan ketahanan panas, keawetan, dan ketahanan gores yang unggul. Selain itu, motif dan teksturnya dapat ditampilkan beragam seperti batu alam.​


HPL -> Di antara merek lokal Indonesia TACO dan AICA, AICA terasa sedikit lebih mewah, dan untuk produk Singapura, merek LAMITAK memiliki warna yang hangat dan mewah. (Saya jadi menyesal tidak memakai Lamitak untuk semuanya)


Bocoran foto dapur yang paling saya usahakan!!!

Saya akan kembali dengan Bagian 3.


로그인한 회원만 댓글 등록이 가능합니다.

인도네시아 거주 25년차
아들넷맘

육아당

KR | ID | EN
  • IDR
  • KOR
7.81 0.01

2026.08.24 KEB 하나은행 고시회차 455회

다가오는 한인 행사일정

  • 등록 된 일정이 없어요!