Artikel Ars Technica
Microsoft sedang berupaya untuk menghilangkan waktu tunggu "mengkompilasi shader" dalam game PC
https://arstechnica.com/gaming/2026/03/microsoft-is-working-to-eliminate-pc-gamings-compiling-shaders-wait-times/
Beberapa bagian konten diterjemahkan menggunakan GPT-5.4 Thinking.
Belakangan ini, para gamer sudah terbiasa menunggu beberapa menit saat pertama kali menjalankan game baru, di mana proses "mengkompilasi shader" berlangsung untuk mengoptimalkan efek 3D sesuai dengan perangkat keras mereka.
Dalam konferensi pengembang game (GDC) terbaru, Microsoft menjelaskan kemajuan terkait Advanced Shader Delivery untuk Windows yang bertujuan untuk mengatasi masalah ini. Teknologi ini memungkinkan pengunduhan kumpulan shader yang telah dikompilasi sebelumnya.
Di lingkungan konsol, pengembang dapat mengoptimalkan dan mengkompilasi shader grafis ke dalam driver dan lingkungan GPU yang ditentukan. Namun, di PC, pengembang sering kali meninggalkan shader dalam keadaan kode yang belum dikompilasi, sehingga shader dikompilasi dan disimpan dalam cache saat game berjalan sesuai dengan perangkat keras dan driver spesifik pada PC pemain. [dihapus]
Microsoft pertama kali menerapkan Advanced Shader Delivery ke dalam kit pengembangan perangkat lunak (SDK) pada September tahun lalu, dan pada Oktober, mereka menambahkan dukungan untuk ROG Xbox Ally sebagai bukti konsep. Menurut perusahaan, fitur ini dapat mengurangi waktu startup game seperti Avowed hingga 85%. Ini merupakan peningkatan yang signifikan, terutama untuk perangkat game portabel di mana masa pakai baterai sangat penting.
Namun, penyebaran Advanced Shader Delivery ke seluruh ekosistem game PC masih berjalan lambat. Nvidia telah menyatakan akan bekerja sama erat dengan Microsoft untuk mendukung fitur ini pada lini GeForce RTX "dalam waktu dekat", dan Intel juga berharap dapat merilis driver yang mendukung ASD "dalam waktu dekat". Qualcomm juga mengatakan bahwa mereka akan segera meluncurkan fitur ini pada GPU Qualcomm Adreno X2.
Meskipun dukungan perangkat keras telah terwujud, pengembang game engine perlu mengintegrasikan API SODB (State Object Database) Microsoft untuk menyederhanakan proses pengaturan bagi pengembang game. Epic Games menyatakan bahwa mereka sedang melakukan pengujian dan evaluasi awal terkait SODB dan pembuatan PSDB (Precompiled Shader Database), namun sulit untuk mengatakan apakah ini merupakan indikasi dukungan yang kuat dari Microsoft.
[Isi lainnya dihapus]