Karena artikel ini diterjemahkan dari bahasa asing, mungkin terdapat kesalahan penerjemahan.
https://www.avpasion.com/samsung-primer-monitor-qd-oled-24-pulgadas/
Samsung Siap Luncurkan Monitor QD-OLED 24 Inci Pertama: Ukuran yang Banyak Ditunggu

Bagi yang telah lama menunggu monitor OLED dengan ukuran lebih kecil, sepertinya ada perkembangan nyata yang akan terjadi. Ini bukan sekadar rumor tanpa dasar, melainkan bocoran informasi yang menunjukkan rencana yang cukup jelas. Samsung dikabarkan sedang mempersiapkan monitor QD-OLED 24 inci pertama mereka dengan target peluncuran pada tahun 2027.
Tentu saja ini bukan langkah yang terburu-buru. Hingga saat ini, monitor OLED selalu berada dalam rentang ukuran yang sama. Umumnya dimulai dari 27 inci ke atas. Meskipun terlihat bagus, hal ini mengecualikan banyak pengguna. Mereka yang menggunakan meja berukuran standar, yang tidak ingin layar mereka memakan setengah ruang meja, atau yang lebih menyukai format yang lebih kompak dan praktis.
Bocoran ini berasal dari ChannelGate, sumber yang telah beberapa kali akurat dalam memprediksi langkah Samsung di bidang QD-OLED. Jadi, meskipun tidak ada kepastian 100%, bocoran ini cukup masuk akal dan selaras dengan arah pasar saat ini. Yang lebih menarik, bukan hanya ukurannya saja. Bocoran ini juga menyebutkan peningkatan kecerahan, refresh rate yang lebih tinggi, panel baru, dan roadmap yang sangat ambisius untuk model 24 inci ini.
Mengapa Monitor QD-OLED 24 Inci Begitu Bermakna?

Awalnya, istilah "monitor QD-OLED 24 inci" mungkin terdengar asing. Biasanya, ketika mendengar OLED, kita membayangkan layar yang besar, menawan, dan menakjubkan. Namun, di sini pendekatannya berbeda. Kualitas gambar OLED dibawa ke format yang lebih umum dan digunakan sehari-hari.
Secara jujur, ini terdengar cukup masuk akal bagi saya. Sebagai contoh, dalam lingkungan game kompetitif, 24 inci masih merupakan ukuran yang sangat populer. Bukan karena nostalgia atau kebiasaan, tetapi karena memang efektif. Semua elemen layar terlihat jelas, tidak perlu menggerakkan kepala terlalu banyak, dan memberikan kenyamanan saat fokus pada kecepatan dan kontrol.
Dan ini belum berakhir. Menurut roadmap yang sama, Samsung juga sedang mempersiapkan model QD-OLED 39 inci untuk bersaing di segmen tersebut, ukuran yang sudah dikuasai LG dengan WOLED mereka.
Tahun 2026 Akan Menjadi Tahun Penting

Bocoran untuk tahun 2026 juga cukup menarik. Di satu sisi, Samsung dikabarkan akan mempertahankan material generasi GEN2 dan GEN3 saat ini, tetapi dengan modifikasi struktur dan penyesuaian kinerja yang halus. Artinya, tidak akan ada perubahan drastis dalam waktu singkat, tetapi akan terjadi evolusi signifikan pada panel.
Yang paling mencolok adalah kemunculan panel 34 inci baru dengan resolusi 4K ke atas. Dalam format ultrawide, resolusi ini berarti tingkat kejelasan yang sangat tinggi, sehingga tidak akan ada masalah kurangnya ketajaman saat bekerja, bermain game, atau digunakan untuk berbagai keperluan.
Panel ini juga dikabarkan menggunakan struktur RGB strip nyata untuk meningkatkan keterbacaan teks dan kejernihan gambar secara keseluruhan. Dengan kepadatan sekitar 110 PPI, angka ini cukup seimbang untuk ukuran tersebut. Meskipun bukan kepadatan yang sangat tinggi, tetapi dapat menghasilkan tampilan yang sangat bersih dalam lingkungan desktop.
Dan ada satu poin penting lagi. Panel UHD dikabarkan akan mendukung refresh rate hingga 240Hz. Beberapa waktu lalu, OLED dengan refresh rate secepat ini masih terdengar seperti fiksi ilmiah. Namun, kini hal itu menjadi kenyataan. Selain itu, teknologi permukaan seperti AR 3.0 dan AGLR yang dirancang untuk menekan pantulan tanpa merusak rasio kontras yang indah dari OLED juga disebutkan akan mengalami peningkatan.
Tahun 2027: Lompatan Besar - Layar Lebih Terang dan Ukuran Baru
Jika semua rencana ini terwujud, tahun 2027 akan menjadi tahun transformasi besar. Roadmap menyebutkan peningkatan struktur internal panel dan transisi ke material GEN4. Hal ini berarti kecerahan yang lebih tinggi dan efisiensi yang lebih baik.
Ini bukan hal yang sepele. Salah satu kelemahan OLED dibandingkan MiniLED adalah kecerahannya. Oleh karena itu, menarik untuk melihat bahwa Samsung menargetkan TB600 sebagai standar kecerahan, dengan tujuan untuk mengatasi kelemahan ini sambil mempertahankan keunikan OLED.
Selain itu, peningkatan refresh rate yang dikombinasikan dengan teknologi DLG juga disebutkan, sehingga monitor ini tidak hanya akan terlihat indah, tetapi juga sangat tangguh dalam bermain game.
Di tengah seluruh proses ini muncul dua ukuran baru. Yang lebih kecil berukuran 24 inci, sedangkan yang lebih besar berukuran 39 inci. Satu dirancang untuk mereka yang menginginkan lingkungan yang lebih ringkas dan intuitif, sementara yang lain ditujukan bagi mereka yang mencari layar yang lebih besar dan imersif.
Ya, 24 inci OLED dapat sangat populer

Mungkin ada yang bertanya, "Apakah OLED sekecil itu benar-benar dibutuhkan?" Saya rasa iya. Bahkan lebih banyak dari yang Anda kira.
Pertama, tidak semua orang menginginkan layar 27 inci atau lebih besar. Kedua, 24 inci masih merupakan ukuran yang sangat nyaman untuk berbagai keperluan. Ketiga, dengan peningkatan kecerahan, refresh rate, dan kemampuan kontrol burn-in OLED, ini bukan hanya layar "pamer" tetapi juga pilihan yang kuat untuk desktop sehari-hari.
Tentu saja, dua kunci penentu di sini adalah harga dan kepercayaan akan daya tahannya dalam penggunaan intensif. Tidak peduli seberapa bagus monitor yang dibuat, jika harganya terlalu mahal atau ada kekhawatiran tentang masa pakainya untuk penggunaan kantor, ceritanya akan berbeda.
Namun, jika kebocoran ini terbukti benar, satu hal yang pasti adalah OLED tidak lagi hanya ingin bermain di layar besar. OLED sekarang secara serius ingin menembus wilayah paling klasik dari PC. Dan prosesnya akan cukup menarik.
▶ Sumber asli: https://www.avpasion.com/samsung-primer-monitor-qd-oled-24-pulgadas/