Apakah era Face ID under-display akan datang ke ponsel Android?

1.250.***.***
3

https://9to5google.com/2026/05/04/android-face-unlock-polar-id-metalenz/

Teknologi pengenalan wajah bawah layar yang mengesankan tampak akan diterapkan ke ponsel Android lebih cepat dari perkiraan.

Sementara laporan baru menunjukkan bahwa Pixel 11, smartphone generasi berikutnya dari Google, mungkin tidak akan dilengkapi perangkat keras pengenalan wajah baru, sebuah perusahaan baru telah mengumumkan teknologi pengenalan wajah bawah layar yang sangat mengesankan, dengan harapan teknologi ini dapat diterapkan pada perangkat Android mulai tahun depan.

Menurut laporan dari Wired, Metalenz telah mengumumkan sistem 'Polar ID' terbaru mereka. Teknologi ini memiliki ciri khas membuat perangkat keras pengenalan wajah gaya iPhone praktis tidak terlihat. Ini karena sebagian besar perangkat keras dapat disembunyikan di bawah layar OLED.

Teknologi ini menggunakan sistem lensa datar yang menempati ruang jauh lebih kecil dibandingkan dengan sistem pengenalan wajah yang digunakan pada iPhone Apple atau beberapa perangkat lainnya. Kuncinya adalah teknologi metasurface optik (optical metasurfaces), di mana struktur nano yang terukir pada lensa tunggal membiaskan cahaya menuju sensor pengenalan wajah.

Lebih lanjut, Metalenz telah mengembangkan teknologi untuk mengumpulkan data polarisasi (polarization data). Data ini memungkinkan analisis tentang bagaimana cahaya dipantulkan dari permukaan tertentu, dan melalui hal ini, dapat membedakan wajah manusia asli dari wajah palsu seperti topeng 3D silikon.

Hasilnya, 'Polar ID' dapat memberikan tingkat keamanan yang sebanding dengan Face ID Apple sambil dapat diimplementasikan tanpa takik atau punch hole besar di layar. Metalenz menyebutkan bahwa mereka menandatangani kontrak teknologi terkait dengan Qualcomm beberapa tahun lalu, dan kini telah siap untuk diluncurkan secara komersial. 'Polar ID' direncanakan akan diterapkan pada smartphone dan notebook mulai tahun 2027, dan versi bawah layar lengkap diperkirakan akan diluncurkan pada tahun 2028.

Menurut laporan, berbeda dengan pengenalan wajah berbasis kamera dari seri Pixel saat ini, teknologi ini bekerja di lingkungan yang gelap. Strukturnya mirip dengan kamera bawah layar, tetapi perbedaan terbesar adalah data polarisasi hampir tidak terpengaruh oleh penurunan kualitas gambar yang terjadi di bawah layar. Misalnya, masalah penurunan kualitas gambar yang terlihat pada kamera selfie bawah layar seri Galaxy Z Fold tidak akan menjadi masalah besar, menurut laporan.

Dalam demonstrasi aktual, perbedaan kinerja pengumpulan data antara status perangkat keras yang disembunyikan di bawah OLED dan status tanpa penyembunyian sangat minimal.

Perubahan yang dibutuhkan dari sisi layar juga tidak besar. Hanya diperlukan panel layar yang memproses area tertentu lebih tipis.

Sementara itu, Google juga diketahui telah mengembangkan teknologi pengenalan wajah bawah layar untuk waktu yang lama. Secara internal, ini dilakukan dengan nama 'Project Toscana', dan awalnya diharapkan akan ditanamkan pada Pixel 11 yang diluncurkan tahun ini. Namun, menurut laporan lain yang dirilis hari ini, dikabarkan bahwa perangkat keras tersebut tidak disiapkan untuk seri Pixel 11. Tidak jelas apakah teknologi Google terkait dengan Metalenz, tetapi sebelumnya diketahui menggunakan metode yang memanfaatkan perangkat keras inframerah (IR).

Apa pun arah yang akan dipilih Google untuk seri Pixel di masa depan, munculnya solusi pengenalan wajah bawah layar yang praktis yang dapat diterapkan oleh produsen Android lain tampak menjadi berita yang cukup menarik.

로그인한 회원만 댓글 등록이 가능합니다.

자유게시판

KR | ID | EN
  • IDR
  • KOR
8.35 -0.01

2026.07.10 KEB 하나은행 고시회차 900회

다가오는 한인 행사일정

  • 등록 된 일정이 없어요!