
Karena artikel ini diterjemahkan dari bahasa asing, mungkin terdapat kesalahan terjemahan.
https://www.avpasion.com/china-pantalla-nano-qled-169333-ppi-barbaridad/
China Mengungkap Layar Nano QLED 169.333 PPI: Melihat Lebih Jauh dari OLED

Langkah menakjubkan China ini kini mendekati batas imajinasi. Kali ini, mereka mengungkapkan penemuan yang tampak seperti fiksi ilmiah. Dan kali ini bukan tentang cerita TV raksasa lainnya dengan fitur dan resolusi yang luar biasa. Ini tentang teknologi Nano QLED yang mampu mencapai kepadatan piksel 169.333 per inci - angka yang begitu besar sehingga sulit untuk dibayangkan.
Penelitian luar biasa ini dilakukan oleh tim peneliti dari Tianjin University of Technology dan Fuzhou University, dan diterbitkan dalam Nature Photonics. Ide utamanya adalah menggunakan proses pencetakan nano dan teknik perakitan kapiler sendiri untuk membuat piksel QLED berukuran sekitar 70 nanometer. Meskipun terlihat seperti penelitian laboratorium, penemuan ini sangat menggemparkan bagi industri tampilan.
Tentu saja, kita tidak akan bisa membeli TV dengan teknologi ini besok. Ini ditujukan untuk layar mikro, kacamata realitas tambahan (AR), VR, dan layar berdensitas sangat tinggi di masa depan di mana setiap piksel sangat penting. Dalam hal ini, OLED, meskipun dianggap sebagai yang terbaik, memiliki keterbatasan dalam hal kecerahan tinggi, umur panjang, dan warna yang sangat murni.
Nano QLED: Piksel Sekecil Itu dan Densitas yang Mengalahkan Semua Layar Saat Ini

Untuk memahami inovasi ini, cukup lihat angka inti 169.333 PPI. Saat ini, smartphone premium berkisar antara 400 hingga 500 PPI, yang sudah dianggap cukup karena pikselnya tidak terlihat dengan mata telanjang. Sementara teknologi ini berada di liga yang berbeda dan dirancang untuk layar yang ditempatkan sangat dekat dengan mata.
Kuncinya adalah piksel QLED berukuran sekitar 70 nanometer. Menurut tim peneliti, ini memungkinkan ukuran piksel terkecil dan densitas tertinggi yang pernah dilaporkan untuk jenis perangkat ini. Yang menariknya, teknologi ini tidak hanya berhasil membuat piksel sekecil mungkin, tetapi juga mempertahankan tingkat efisiensi tertentu.
Yang menggembirakan adalah bahwa teknologi laboratorium sering kali mengejutkan dengan angka-angka luar biasa, namun seringkali gagal dalam hal kecerahan atau efisiensi yang penting. Namun, dalam kasus ini, tim peneliti juga membahas kompatibilitas dengan substrat fleksibel dan matriks titik kuantum warna penuh, sehingga penemuan ini tidak terlihat seperti demo semata.
Tidak Akan Membunuh OLED Segera, Tapi Menunjukkan Arah Perang Layar Selanjutnya

Jangan terlalu terburu-buru. Ini bukan berarti OLED akan mati atau kita akan memiliki TV Nano QLED 65 inci di rumah dalam dua tahun. Faktanya, fokus penelitian ini lebih pada layar yang sangat dekat dengan mata dengan ukuran fisik kecil tetapi membutuhkan resolusi, kecerahan, dan warna yang sangat tinggi.
Namun, pesan ini sangat jelas: China sedang mendorong teknologi tampilan yang jauh melampaui LCD dan OLED. QLED anorganik memiliki banyak keunggulan seperti kemurnian warna yang tinggi, stabilitas yang unggul, dan rentang warna yang sangat luas, yang sangat cocok untuk masa depan realitas tambahan dan headset premium.
Secara pribadi, alasan mengapa perkembangan ini sangat menarik adalah karena bukan sekadar menempelkan stiker baru pada teknologi yang sudah ada. Di sini kita berbicara tentang manufaktur skala nanometer, piksel sekecil itu, dan jalur potensial untuk layar yang jauh lebih padat dan efisien.
Pada kenyataannya, ini bisa menjadi petunjuk yang sangat baik tentang arah industri di masa depan ketika OLED mulai mencapai batasnya dalam beberapa bidang.
▶ Sumber asli: https://www.avpasion.com/china-pantalla-nano-qled-169333-ppi-barbaridad/