Lim Yi-ja, Ketua Komisi Perencanaan Keuangan dan Ekonomi DPR dari Partai Kekuatan Rakyat, direncanakan akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Ekonomi-Keuangan Ku Yun-chul pada hari ke-27 untuk mendengarkan latar belakang keputusan Amerika menaikkan kembali tarif produk Korea ke tingkat 25% sebelum kesepakatan perdagangan dan membahas tindakan balasan.
========================================
Ketika Presiden Trump menaikkan kembali tarif timbal balik dengan alasan Korea tidak melaksanakan perjanjian tarif Korea-Amerika, Partai Demokrat Maju mengambil langkah untuk memulai diskusi tentang Undang-Undang Khusus Investasi Amerika untuk implementasi perjanjian tarif (Undang-Undang Khusus untuk Manajemen Investasi Strategis Korea-Amerika) mulai bulan depan.
[....]
Tidak jelas apakah diskusi legislatif tentang Undang-Undang Khusus Investasi Amerika akan berjalan lancar mulai Februari sesuai rencana Partai Demokrat. Ketua Komisi Lim Yi-ja juga mengatakan dalam siaran YouTube hari ini, "Baik dalam hal ingin meratifikasi maupun dalam hal ingin mendorong dengan undang-undang khusus, ada alasannya," namun "hal yang paling penting adalah saya harus memenuhi hak rakyat untuk mengetahui."
===============================================