Dengan Selat Hormuz, jalur transportasi minyak mentah utama, praktis ditutup akibat perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, Reuters melaporkan bahwa China sedang membahas keselamatan kapal pembawa energi melalui selat tersebut dengan Iran.
Reuters mengutip tiga sumber diplomatik bahwa China sedang bernegosiasi dengan Iran agar kapal-kapal yang mengangkut minyak mentah Timur Tengah dan gas alam cair (LNG) dari Qatar dapat melewati Selat Hormuz dengan aman.
Meskipun laporan tidak secara spesifik menyebutkan kebangsaan kapal-kapal yang sedang dinegosiasikan, tampaknya China menuntut keselamatan untuk kapal-kapalnya sendiri.
===========================
Tampaknya China sedang terburu-buru.