Era kartel minyak berakhir... UAE keluar, OPEC terancam kehilangan pengaruhnya

58.44.***.***
4

Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan pada tanggal 28 (waktu setempat) bahwa mereka akan keluar dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan aliansinya OPEC+ mulai tanggal 1 bulan depan. Pengumuman ini menyebabkan munculnya keretakan besar dalam sistem kartel minyak global yang dipimpin oleh OPEC.

Beberapa negara produsen yang relatif kecil, seperti Qatar pada tahun 2019, Ekuador pada tahun 2020, dan Angola pada tahun 2024, telah keluar dari OPEC baru-baru ini. Indonesia juga keluar pada tahun 2009 dan kembali bergabung pada tahun 2016 sebelum akhirnya keluar lagi, tetapi pengunduran diri UEA kali ini memberikan dampak yang lebih besar.

OPEC dibentuk pada tahun 1960-an, dan Uni Emirat Arab, negara federasi, bergabung dengan OPEC pada tahun 1971 saat negara itu didirikan.

Abu Dhabi, yang memegang 95% cadangan minyak mentah UEA, telah menjadi anggota OPEC sejak tahun 1967.

UEA adalah salah satu produsen utama minyak mentah terbesar di dunia, menduduki peringkat ketiga setelah Arab Saudi dan Irak dalam hal produksi minyak mentah.

===============================

Apa Trump sedang menghancurkan kekuasaan pribadinya sendiri?

로그인한 회원만 댓글 등록이 가능합니다.

재테크당

KR | ID | EN
  • IDR
  • KOR
8.35 -0.01

2026.07.10 KEB 하나은행 고시회차 901회

다가오는 한인 행사일정

  • 등록 된 일정이 없어요!