Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, untuk memperketat pengawasan perbatasan, terutama di wilayah pesisir. Tugas ini bertujuan mencegah penyelundupan barang ilegal seperti narkoba dan pakaian bekas impor ilegal (balpres). Untuk melaksanakan tugas tersebut, Djaka akan menambah peralatan dan personel, dengan fokus pada wilayah Laut Selat Malaka. Djaka telah mendapatkan tambahan anggaran dari Badan Anggaran DPR untuk mendukung upaya pengetatan pengawasan. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto juga menekankan pentingnya tugas ini untuk melindungi industri tekstil dalam negeri dari persaingan balpres impor ilegal.