Korea mencatat defisit hampir 9 triliun won dalam perdagangan jasa pengetahuan di paruh pertama tahun ini. Peningkatan biaya langganan layanan online luar negeri, terutama biaya penggunaan layanan AI yang signifikan, menjadi penyebab utama. Di sisi lain, K-pop konser dan drama ekspor mengalami tren positif sehingga layanan budaya dan hiburan mencapai surplus terbesar sepanjang masa. Layanan informasi dan komunikasi mengalami penyusutan surplus, sementara defisit layanan profesional dan bisnis sedikit berkurang. Secara regional, surplus terjadi di Asia, sedangkan defisit terjadi di Amerika Utara dan Eropa.