Vera, seorang gadis berusia 12 tahun dari Rusia yang lumpuh akibat kecelakaan mobil, kini dapat berjalan lagi berkat teknologi implan saraf di China. Operasi yang dilakukan di Second Affiliated Hospital of Zhejiang University School of Medicine menggunakan sistem closed-loop spinal cord neural interface untuk membantu sinyal saraf dari otak Vera melewati bagian sumsum tulang belakang yang rusak. Elektroda yang ditanam pada selaput sumsum tulang belakang menangkap dan memperkuat sinyal saraf lemah, menstimulasi jaringan saraf agar otot kaki dapat diaktifkan kembali. Selain operasi, Vera juga menjalani rehabilitasi intensif selama tiga bulan dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Kombinasi stimulasi saraf dan latihan rehabilitasi memungkinkan Vera untuk mendapatkan kembali sensasi pada kakinya dan kemampuan menggerakkan anggota tubuh bagian bawah secara aktif.