Hasil penelitian terbaru dari luar negeri menunjukkan bahwa festival kembang api dapat menyebabkan stres pada burung dan hilangnya indra arah, yang berujung pada kematian massal. Selain itu, penelitian dalam negeri menemukan bahwa konsentrasi debu halus meningkat hingga 36 kali setelah Festival Kembang Api Dunia Seoul. Hasil ini menunjukkan bahwa pertunjukan kembang api dapat memperburuk polusi udara dan berdampak buruk pada ekosistem. Beberapa warga khawatir tentang masalah lingkungan yang disebabkan oleh festival kembang api dan meminta pemerintah kota Seoul untuk mengambil langkah-langkah pencegahan. Para ahli menyarankan larangan kembang api di dekat habitat, pengenalan acara ramah lingkungan seperti pertunjukan drone, dan menekankan perlunya meminimalkan dampak lingkungan dari festival kembang api.