Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran semakin meningkat. Amerika Serikat menyerang dua kapal tanker Iran sebagai balasan atas dugaan serangan yang dilakukan oleh pasukan elit Iran, Garda Revolusi Islam, terhadap kapal sipil dan tentara Amerika. Sebagai pembalasan, Iran melancarkan serangan rudal balistik ke pangkalan militer Amerika Serikat dan pangkalan militer Amerika di Yordania, serta mengklaim telah menembak jatuh pesawat drone MQ-9 Reaper milik Amerika Serikat. Kedua negara saling membenarkan serangan mereka dan mengancam akan melakukan pembalasan yang lebih keras. Dalam situasi ini, kapal sipil yang melintasi Selat Hormuz juga mengalami kerusakan, sementara masyarakat internasional mendesak penyelesaian diplomatik.