
Selasa, 1 September 2026
Setiap hari kami mengumpulkan dan meringkas pesan yang diterima dari saluran Telegram saham.
Pembangunan Kapal Perang AS di Korea Selatan Masuk Tahap Praktis
Dilaporkan bahwa delegasi yang dipimpin oleh asisten kepala staf angkatan laut AS yang bertanggung jawab atas pembangunan kapal mengunjungi Korea Selatan secara tertutup minggu lalu. Mereka mengunjungi situs konstruksi Hanwha Ocean, HD Hyundai Heavy Industries, dan SK Oceanplant.
Tujuan kunjungan ini adalah untuk menilai kemampuan produksi dan teknologi Korea Selatan dalam memenuhi kebutuhan Angkatan Laut AS.
Asisten kepala staf angkatan laut yang memimpin delegasi ini adalah seorang mantan laksamana yang pernah menjabat sebagai kapten kapal selam bertenaga nuklir, wakil komandan Armada Kekuatan, dan eksekutif di perusahaan pertahanan. Kunjungan ini terjadi di tengah upaya pemerintahan Trump untuk mengizinkan pembangunan kapal perang AS di luar negeri.
Minggu lalu, ada berita bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan pembangunan armada kapal dagang bertenaga nuklir untuk melawan dominasi Tiongkok dalam industri kapal. Kunjungan ini tampaknya merupakan tindak lanjut dari berita tersebut.
Samsung SDI Mengatur Pasokan Baterai senilai 3 Triliun Won ke Perusahaan Tiongkok
Ada kabar bahwa Samsung SDI sedang mengatur kontrak untuk memasok baterai penyimpanan energi ke Sungrow, perusahaan penyimpanan energi terbesar di dunia. Kontrak tersebut diperkirakan bernilai 3 triliun won dan akan berlangsung selama tiga tahun dengan kapasitas 10 gigawatt-jam per tahun.
Namun, kontrak belum ditandatangani secara resmi. Kedua perusahaan menargetkan untuk menyelesaikan negosiasi pada kuartal keempat tahun ini.
Baterai lithium iron phosphate telah didominasi oleh perusahaan Tiongkok. Kontrak ini menarik perhatian karena melibatkan pemasokan sel baterai Korea Selatan ke pemimpin pasar Tiongkok.
Harga Minyak Naik Lebih dari 2% dan Pasar Saham New York Menurun
Penyerangan AS terhadap Iran berdampak pada pasar keuangan. Pasar saham New York turun, sementara harga minyak naik 2,8% menjadi US$85,8 per barel.
Istilah "harga minyak naik" dan "harga minyak melonjak" menduduki peringkat teratas di saluran hari ini. Harga minyak kembali naik setelah turun tajam minggu lalu menyusul berita gencatan senjata pada hari Rabu.
Sementara itu, Presiden Trump mengatakan bahwa Korea Selatan dan NATO tidak membantu masalah Iran dan dia akan mengingatnya.
Trump Memanggil Pusat Data sebagai "Angsa Telur Emas"
Presiden Trump menyatakan bahwa daerah yang menolak pembangunan pusat data akan tertinggal dan menjadi miskin. Dia juga mengatakan bahwa penolakan tersebut hanya menguntungkan negara pesaing, Tiongkok.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya perlawanan terhadap pembangunan pusat data. Kekhawatiran meliputi kelebihan beban jaringan listrik, kekeringan air, kebisingan, dan kenaikan tarif listrik. Penentangan datang bukan hanya dari Partai Demokrat, tetapi juga dari gubernur dan kandidat Partai Republik.
Minggu lalu, sentimen publik terhadap pembangunan pusat data menjadi isu politik dalam pemilihan presiden AS. Kali ini, Presiden Trump ikut campur langsung.
Prospek Robot Humanoid Melonjak
Sebuah bank investasi telah secara signifikan meningkatkan proyeksi pengiriman robot humanoid. Mereka memperkirakan jumlah pengiriman akan meningkat dari sekitar 75.000 unit pada tahun 2026 menjadi sekitar 890.000 unit pada tahun 2030 dan 6,5 juta unit pada tahun 2035.
Proyeksi sebelumnya untuk periode yang sama adalah 51.000 unit, 256.000 unit, dan 1,4 juta unit. Proyeksi terbaru menunjukkan peningkatan empat kali lipat untuk tahun 2035.
Berita Lainnya
Hanwha Aerospace menjadi berita utama karena mendapatkan kontrak pertahanan besar dari Spanyol. Kontrak eksekusi untuk penjualan howitzer juga dibahas. Korea Aerospace Industries sering disebut dalam konteks akuisisi saham Hanwha.
Ada analisis yang menyatakan bahwa investor institusi AS telah mengurangi posisi saham mereka secara signifikan pada bulan September, mengantisipasi periode melemah musiman. Ini adalah level terendah sejak 2023, dan ada ekspektasi akan adanya permintaan beli kembali menjelang reli akhir tahun.
Di antara saham Amerika Serikat, Nvidia paling banyak disebutkan, diikuti oleh Tesla, Alphabet, dan SpaceX.
Data yang Terdapat dalam Artikel Ini
Item | Jumlah |
|---|
Saluran Pengumpulan | 317 |
Pesan yang Dikumpulkan | 10,780 (31 Agustus 5,549 · 1 September 5,231) |
Di antaranya Periode Malam | 1,904 |
Kata Kunci Isu Dalam Negeri | 2,395 jenis (Dikumpulkan pada 1 September) |
Pengumpulan Tema Dalam Negeri | 26 tema |
Pengumpulan Tema Amerika Serikat | 16 tema |
Sumber: hatzze.fun/kadera
※ Jumlah penyebutan·pengumpulan hanyalah ungkapan yang menunjukkan seberapa sering sesuatu diulang, hanya untuk hiburan dan referensi, bukan sinyal beli atau jual. Keaslian rumor tidak dijamin.
▶ Sumber Asli: https://hatzze.fun/