Selama pertandingan WK League, pemain Ji So-yeon mengatakan dia mendengar ungkapan yang merujuk pada menstruasi dan pernyataan yang tidak pantas dengan maksud "sensitif" dari wasit. Sebagai tanggapan, Suwon FC Women meminta Asosiasi Sepak Bola Korea untuk mengkonfirmasi fakta dan mengambil tindakan, sementara Asosiasi Sepak Bola Wanita Korea juga menuntut posisi resmi dari tim wasit Asosiasi Sepak Bola Korea. Asosiasi Sepak Bola Wanita menyatakan akan mengambil tindakan yang diperlukan setelah konfirmasi fakta dan berencana untuk bekerja keras untuk mencegah masalah serupa terulang. Sebagai tindak lanjut dari insiden ini, wasit, klub peserta WK League, dan pihak terkait lainnya dijadwalkan mengadakan pertemuan untuk membahas rencana pengembangan WK League yang berkaitan dengan wasit.